Bunda Produktif : Jurnal 14. Peran di HCVC 2022

By i k k a r f - Maret 01, 2022


Postingan ini diluar jurnal zona O, namun masih berkaitan dengan Hexagon City Virtual Conference (HCVC) tahun 2022 jadi simak aja yuk. HCVC tidak hanya mengajarkan saya bagaimana membuat acara secara mandiri, namun juga bagaimana saya mendukung hexagonia yang lain (walking conference).

5 Peran Penting HCVC

1. KakTwo

Sebelum dimulainya HCVC 2022 ada beberapa hari kita diajak menjadi kaktwo. Tugasnya Kaktwo mengenalkan acara HCVC kepada dunia, harapannya promosinya semenarik mungkin. Kali ini saya buat video kaktwo via Facebook ala kadarnya, namun syarat informasi.

Jadi HCVC tahun 2022 ini nggak kalah seru seperti tahun sebelumnya, ada 100+ speakers perempuan (semua hexagonia) membagikan ilmunya kepada dunia melalui media instagram, youtube, streamyard (facebook), zoom Hexagon City. Beragam ilmu yang sangat menarik dan bermanfaat untuk perempuan (dari perempuan untuk perempuan).


2. Butterfly

Partisipasi butterfly beda lagi dari tugas kaktwo. Menjadi kupu-kupu harapannya hinggap di satu acara dari awal sampai akhir serta mengambil kesimpulan dengan membuat quotes. 4 Pembicara dari WowMom ini kebetulan waktunya pas bisa saya simak dan menarik untuk disimak. 


Hari pertama HCVC kebetulan di hari ini saya juga jadi speaker, mulai jenak nyimak conference setelah acaraku. Kebetulan mbak uul perform dari account instagram live Hexagon City pukul 13.00 wib. Ada satu yang aku garis bawahi dari sharing pengalaman pribadi mba uul terkait mengASIhi. Berikut quote yang saya suka dari mbak uul :


Hari kedua HCVC pas banget mba ayu bikin conference di malam hari. Tema yang diusung mba ayu mengenalkan read aloud dan mencontohkan bagaimana cara baca buku cerita dengan read aloud. Pas banget di hari ini nyeri menstruasi sudah mulai reda (hilang) setelah sebelumnya berjibaku seharian buat nahan sakit, malam ini didongengin mba ayu jadi menutup hari dengan bahagia.



Hari ke enam HCVC 2022, akibat beberapa hari sakit menstruasi sehingga saya tidak masuk kerja setelah badan enakan jadi sibuk kembali kerja. Banyak conference yang hanya saya tonton sepintas saja, kebetulan hari ini saya ada waktu buat nyimak acara mbak una dengan tema Gentle Birth. Saya amazing sama mbak Una yang lagi kontraksi tapi masih bisa menyelesaikan conference hari ini dengan baik.

Tidak hanya materi yang mbak una sampaikan tapi apa yang disampaikan mbak una beneran dipraktekin. Nggak lama keesokan harinya dedek bayi lahir normal, mudah, lancar. Rasanya baru 5 menit mba una ngabarin mau lahiran, eh nggak lama udah bisa balesin chat setelah lahiran. Masha Allah Tabarakallah, pengen deh lahiran mudah gitu.


Malamnya saya simak kulzoom mbak mitha terkait tema bagaimana cara menyayangi empedu kita. Pas banget hari ini lagi santai, nungguin si adek ipar yang tadi pagi habis akad di kota istrinya (Kota Kediri). Malam minggu gini eksplore kota kediri dengan menyeruput stmj anget ditengah dinginnya hujan di kota Kediri. Sharing cerita dari mbak Mitha beneran menamparku, udah saatnya mulai pola hidup sehat.

Udah dapat warning menstruasi mengganggu kualitas hidupku, kalau nggak diperhatikan bakalan membahayakan kita di kemudian hari. Seperti cerita mbak Mitha yang dapet serangan "alarm" kecil dan nggak sengaja cek kesehatan ternyata harus lakukan operasi empedu kalau tidak segera dioperasi bisa-bisa nanti bakalan cuci darah terus. Jangan remehin "alarm tubuh", dan cara nyehatin empedu ya dengan olah raga (banyak gerak daripada mager-an-nya).



 3. BumbleBee

Selang beberapa hari HCVC dimana hari itu saya sibuk dengan pekerjaan dan persiapan akad nikah adik ipar ada beberapa acara conference yang saya ikuti. Ibaratnya seperti lebah, hinggap di beberapa bunga untuk mengambil sari madu bunga tersebut. Meskipun sebentar tidak mengurangi antusias saya menerima informasi dari para speakers.

Hari pertama sambil menunggu waktu perform, nggak sengaja lihat facebook live mbak Renny Handayani dengan tema "Percaya diri menjadi pembicara". Wah pas banget tips-nya saya pakai ketika nanti saya jadi pembicara, yang diinget banget body language itu penting banget. Visual yang ditampilkan pembicara sangat mempengaruhi penonton, dari situ saya benerin duduk supaya terlihat tegak meski badan kurang fit.

Saya juga hinggap sebentar di acara WowMom mbak dina yang membahas tentang babyblues dan mbak naisa (ica) membahas tentang bermain bahagia dengan anak di rumah. Ada satu lagi simak instagram live mbak Adilah Ulfiati dengan mengambil tema, sakit kepala tanda kolesterol tinggi. Terima kasih informasi baru yang saya dapat dari sharing teman-teman. 


4. Participant

Sebagai hexagonia memang selayaknya saling mendukung para hexagonia lainnya, baik itu dukungan jadi audience maupun ikut membeli produk jualannya hexagonia lainnya. Dukungan ini bentuk partisipasi terhadap acara HCVC 2022. Pastinya pengalaman ini sangat erat dengan habit yang ingin saya asah mulai diawal perkuliahan ini yaitu "serving". Partisipasi ini adalah salah satu habit pelayanan untuk mendukung orang lain.



5. Speaker

Cerita jadi Speaker HCVC 2022 sangat berwarna, dan ini beberapa feedback yang diisi oleh 7 orang dari 11 orang yang hadir ke acara saya. Kebanyakan yang mengikuti itu hexagonia, 1 orang member Ibu Profesional dan 1 orang umum (diluar komunitas Ibu Profesional). Terima kasih atas partisipasi teman-teman, sangat senang sekali didukung dengan mengikuti acara yang saya buat.


Beberapa pesan dan kesan manis sebagai evaluasi untuk saya sangat berarti sekali. Rata-rata kesan-nya positif semua, hal ini jadi penyemangat saya untuk terus berbagi (sharing) ilmu yang saya dapat ke orang lain. Kekurangannya memang saya kurang explore fitur aplikasi yang disyaratkan oleh Hexagon City. Kedepannya lebih semangat ngulik fitur beberapa aplikasi biar makin terbiasa dan itu nambah percaya diri juga lho (teknis factors).






  • Share:

You Might Also Like

0 Comments