Self Love dengan Self Healing

By i k k a r f - Februari 17, 2022

 

Self love Ikkarf
Isu mental health belakangan sangat menarik dan beragam. Banyak bermunculan cerita dan anjuran untuk mencintai dirisendiri (self love). Salah satu caranya dengan penyembuhan (healing), acap kali caranya dengan belanja karena ingin bukan butuh, jalan-jalan tanpa direncanakan. Lalu apa sebenarnya self love dan self healing? 

Pengertian Self Love

Menurut artikel cermati, self love (mencintai diri sendiri) adalah istilah yang mengacu pada aktivitas untuk lebih mampu mencintai diri sendiri disituasi apapun. Pada artikel tersebut sudah dijelaskan secara lengkap manfaatnya dan bagaimana cara menerapkan selflove. Namun disini saya akan cerita bagaimana saya menemukan definisi selflove.

“Tell yourself how wonderful you are, how great you are. Tell yourself how much you love yourself.” – Don Miguel Ruiz, Mexican Author


Quote diatas salah satu jurus ketika rasa tidak percaya diri saya muncul. Affrmasi positif sangat manjur jika dilakukan pada saat bangun tidur atau setelah sholat subuh. Yakinlah seharian kamu akan merasa percaya diri sebab kita mencintai diri kita sendiri (in the good way ya!).

Saya termasuk orang yang tidak percaya diri, setelah dirunut hal ini saya dapat dari hasil pengasuhan orang tua. Jika seorang anak banyak dibanding-bandingkan dengan anak lain atau saudara yang lain, hal ini menyumbangkan rasa tidak percaya terhadap dirinya sendiri ketika sudah dewasa nanti. 

Disini saya tidak menyalahkan orang tua. Tidak ada orang tua yang sempurna, hanya ada orang tua yang mau belajar dan berubah jadi lebih baik lagi. Setelah belajar, saya berusaha untuk memaafkan masa lalu dan mencari solusi dari masalah yang saya hadapi saat ini.

Jika mentalnya sakit, maka cari dulu akar/penyebab sakitnya. Kemudian sadari, lalu sembuhkan penyakitnya. Setelah disadari akar penyebab saya tidak percaya diri, langkah yang saya ambil yaitu self healing (penyembuhan oleh diri sendiri).

Ibaratnya jika kita punya luka di lutut karena habis jatuh dari sepeda, maka harus kita sembuhkan. Jika tidak, ketika tidak sengaja tersenggol orang lain reaksi kita akan marah. Padahal bisa jadi orang tersebut tidak ingin menyakiti (tidak sengaja), namun kita terlanjur melukai perasaan orang lain karena kata yang tidak pantas diucapkan (efek marah).

Sama halnya jika kita merasa tidak percaya diri, dicari tau dulu emosi yang hadir. Hal ini bisa dengan menggunakan cara reframing dengan helicopter view, kejadian yang membuat kita tidak percaya diri. Tentunya hal ini bisa dilakukan jika suasana hati netral, tidak sedang marah, sedih maupun kecewa.

Cara meredakan amarah atau kelola emosi ala Rasulullah ini rekomendasi aku untuk diterapkan :

  1. Membaca isti'adzah (A'udzu billah minasy syaithaanir rajim, aku berllindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk).
  2. Diam.
  3. Berwudhu.
  4. Mengubah posisi (jika sedang berdiri, maka duduk, dst).

Contoh kasus :

Ketika ada proyek kerja diberikan pada saya, otomatis saya menolak karena merasa tidak mampu. Padahal orang tersebut menunjuk saya sudah dipikirkan secara matang, namun karena saya sibuk dengan pikiran  saya sendiri yang belum tentu benar sudah defence (bangun tembok pertahanan) dulu.

Setelah belajar, jika hal ini datang saya tidak langsung menjawab tetapi beri jeda waktu. Saat dalam diri "overthinking" saya berusaha diam dan menuliskan emosi yang hadir pada saat itu. Setelah emosi sudah reda, saya baca kembali dan melakukan reframing dengan helicopter view. Biasanya setelah ini saya akan mendapat jawaban secara jernih dan percaya diri saya muncul.

Solusi ini tidak semua berhasil untuk orang lain, kenali diri sendiri dan cari solusi yang sesuai dengan kondisimu. Jika kita terbiasa melakukan hal ini, secara tidak langsung kita akan mengenali diri sehingga timbul rasa cinta kepada diri sendiri dari proses self healing sederhana ini.

Menurut saya mencintai diri sendiri itu menerima diri sendiri secara positif, tidak ingin jadi orang lain, tidak perlu kerja keras pembuktian diri pada orang lain, serta tau kapan waktunya istirahat dan kapan untuk bangkit lagi. Selain Tuhan, urutan mencintai itu ya ke diri sendiri. Kalau kita sudah penuh cinta maka otomatis akan menularkan hal baik ke orang lain.

Jika hal tersebut masih tidak menemukan jalan keluar, bisa jadi anda perlu diskusi dengan para ahli (psikolog atau psikiater). Demikian sebuah tips self love dengan self healing sederhana versi saya, tuliskan juga bagaimana cara self love-mu di kolom komentar ya. Saya tunggu ceritamu ❤

#TemaTantanganMenulisKLIP  #TemaTantanganMenulisKLIP2022  #programKLIP2022  #KelasLiterasiIbuProfesional  #ibuprofesional2022  #ibuprofesionalforindonesia  #semestakaryauntukindonesia  #womenincooLABoration  #IP4ID2022  #KLIP2022MengantarCahaya


  • Share:

You Might Also Like

0 Comments