Bunda Produktif : Jurnal 4. Membangun Pondasi Karakter Hexagonia

By i k k a r f - Oktober 25, 2021





Terwujudnya kelancaran sebuah project team work perlu adanya karakter anggota yang kuat dan saling membantu. Bagaimana kita tau karakter yang kita miliki untuk mendukung suatu project? Sedangkan masing-masing manusia mempunyai karakter lebih dari satu. Kira-kira apa saja karakter yang diperlukan agar project passion wowmom dapat tercapai? Mari kita belajar bareng tentang karakter untuk bangsa (character to nation) di kota virtual Hexagon city.

Pengertian Karakter Moral Hexagonia

Menurut bu Septi, karakter moral hexagonia adalah kumpulan kualitas perilaku moral dari para warga hexagonia yang bisa menyatukan dan mendefinisikan secara budaya sebagai perbedaan dari warga lain.

Salah satu penyebab ketidakmampuan seseorang untuk berperilaku baik, walaupun secara kognitif ia mengetahuinya (moral knowing), yaitu karena ia tidak terlatih untuk melakukan kebijakan atau moral action. Untuk itu Hexagon City akan diterapkan tiga komponen karakter moral yaitu :
  1. Moral knowing, yaitu pengetahuan tentang moral.
  2. Moral feeling, yaitu perasaan tentang moral.
  3. Moral action, yaitu segala macam contoh perbuatan moral.
Hal ini diperlukan agar seluruh warga Hexagonia mampu memahami, merasakan dan mengerjakan sekaligus seluruh nilai-nilai kebijakan.

Karakter yang aku pilih



Pemilihan karakter ini cukup unik berawal dari keresahan yang terjadi beberapa pekan sebelum materi tentang karakter dari bu Septi, kebetulan aku berdiskusi dengan suami mengenai karakter dan watak manusia (dalem ya). Walhasil ketika ada materi dan penugasan pekan ini rasanya kok "nyambung" ya. Aku memilih empati sebagai karakter yang sudah aku miliki namun ingin diasah lebih baik lagi.

Ciri-ciri orang yang memiliki empati adalah
  1. Merupakan pendengar yang baik.
  2. Memiliki kepedulian yang tinggi dan kebaikan terhadap orang lain.
  3. Pandai memahami perasaan orang lain.
  4. Sering memikirkan perasaan orang lain.
  5. Sering dijadikan tempat curhat orang lain.
  6. Sering diminta menjadi penasihat bagi masalah orang lain.
  7. Sering merasa terbebani oleh peristiwa-peristiwa tragis.
  8. Terkadang merasa lelah atau kewalahan dalam situasi sosial.
Sebagian besar ciri-ciri diatas ada di diriku, namun terkadang di posisi tertentu (misalnya kondisi lelah/burnout), kurang bisa memahami kondisi orang lain tanpa sengaja mengeluarkan kata atau mimik wajah yang kurang pas. Atas dasar itu aku merasa perlu mengasah tumbuhkan empati pada orang lain di kehidupan sehari-hari agar apa yang difikirkan dan diucapkan tidak menyakiti orang lain.

Empati merupakan sebuah kemampuan, berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan dan memperkuat rasa empati :
  1. Perbanyaklah bergaul dengan orang yang memiliki latar belakang yang beda dengan kita.
  2. Saat berkomunikasi dengan orang lain, perhatikan bahasa tubuh dan bentuk komunikasi non verbal lainnya, misalnya mimik muka.
  3. Berusahalah untuk mendengarkan orang lain sebaik mungkin, tanpa menyela.
  4. Cobalah memahami orang lain, walau sebenarnya kita tidak setuju atau tidak sependapat dengannya.
  5. Sering-seringlah menempatkan diri kita pada posisi orang lain.

Karakter yang dimiliki wowmom



Sejujurnya pekan ini waktu yang paling melow bagi coHousing WowMom. Salah satu anggota kami mengundurkan diri, dan ayahanda leader kami sedang berada di rumah sakit. Meski begitu kami berusaha bangkit dan bekerjasama untuk menyelesaikan tugas pekan ini. Kami berinisiatif melakukan video call menggunakan google meet Jumat malam. Hasil diskusi ditemukanlah ada 6 karakter yang dimiliki anggota WowMom, yaitu empathy, curiosity, learner, disiplin, strategist, dan self confidence.


Karakter yang menghambat dan memperlancar laju project wowmom


Hari Jumat malam, kami sudah merumuskan project passion seperti yang sudah tergambar diatas. Goals kami membuat kelas intensif ibu dan anak serta membuat journal ibu dan anak. Keduanya saling berkesinambungan, jika kelasnya gratis maka peserta bisa membeli jurnal kami untuk menyempurnakan ilmu di kelas. Bisa juga dengan membeli jurnal kami, peserta bisa ikut kelas yang kami adakan secara gratis.

Faktor yang berhubungan dengan karakter kinerja dan karakter moral yang akan mempercepat laju project passion kami ada 2, yaitu supporting system (anggota wowmom haruslah saling mendukung satu sama lain) dan antusisasme. Faktor yang memperlambat laju project passion adalah menunda pekerjaan, tidak aktif dalam diskusi, malu bertanya dan moody. Resiko yang berpotensi menghentikan project passion adalah tidak fokus, manajemen waktu yang kacau dan missed communication.

Penjelasan diatas kami presentasikan di coHousing wowmom ke Tim City Leader pada hari Sabtu siang. Disitu kami diskusi terkait media yang disediakan Tim City Leader apa saja dan ada satu pertanyaan tentang pembuatan buku secara fisik ternyata Tim City Leader belum bisa memfasilitasi. Jika memang itu yang akan kami kerjakan maka kita perlu cari pihak diluar Hexagon City untuk membantu kami.

  • Share:

You Might Also Like

0 Comments