Bunda Produktif : Jurnal 2. Membangun Struktur Organisasi Kota Virtual Hexagon City

By i k k a r f - Oktober 10, 2021


Layaknya sebuah kota yang sudah terbentuk, perlu adanya organisasi yang mengurus agar tidak terjadi kebingungan/kekacauan kota. Hexagon City merupakan kota virtual yang dibentuk oleh founding mother Institut Ibu Profesional di jenjang perkuliahan bunda produktif dengan cara gamifikasi. Cara belajar ini meskipun sambil bermain, tetapi pelaksanaannya tidak main-main.

Jurnal pertamaku sudah diceritakan bagaimana pembentukan kota virtual Hexagon City, disana aku memiliki sepetak tanah yang sudah dibangun sesuai dengan denah rumah impian. Alamat rumahku, coHouse wowmom nomer 9, cluster Nusantara Hexagon City. Jurnal pertama para Hexagonia diberi tugas untuk menuliskan harapan untuk kota virtual ini. Sudah pasti harapannya berbeda-beda, untuk mewujudkannya perlu adanya struktur organisasi yang dapat memfasilitasi semua harapan tersebut.


Pengertian Struktur Organisasi

Menurut Gill Corkindale dari Harvard University “Desain dan struktur organisasi yang buruk menghasilkan kontradiksi yang membingungkan: kebingungan dalam peran, kurangnya koordinasi antar fungsi, kegagalan untuk berbagi ide, dan pengambilan keputusan yang lambat membuat manajer menjadi kompleks, stres dan konflik”. “Seringkali mereka yang berada di puncak organisasi tidak menyadari masalah ini atau, lebih buruk lagi, menganggapnya sebagai tantangan untuk diatasi atau peluang untuk berkembang.”

Perkuliahan di Bunda Produktif batch 2 kali ini sudah memiliki walikota lama dan tim formula sebagai struktur organisasi di kota virtual ini. Setiap 1 tahun sekali perlu adanya regenerasi walikota dan tim formula baru, oleh karena itu diadakan pemilu ke-2 untuk menemukan calon walikota baru.


Debat calon walikota 

Pencarian calon walikota baru dimulai dari masing-masing cluster, hexagonia berembuk memilih calonnya untuk diusung menjadi walikota baru. Akhirnya terpilihlah 6 kandidat calon walikota mewakili masing-masing cluster, yang istimewa kali ini dalam 1 cluster ada 3 calon kandidat terpilih. Sisanya 1 cluster mengusung 1 kandidatnya menjadi calon walikota.

Layaknya pemilu yang sesungguhnya, ke-6 kandidat calon walikota melakukan debat secara virtual di headquarter Hexagon city. Masing-masing kandidat diberi beberapa pertanyaan dari Mardika, tim formula dan perwakilan Hexagonia. Semua kandidat menjawab dengan mantab dan percaya diri, aku jadi bingung pilih yang mana. CoHousing WowMom tidak ada yang menjadi kandidat, tapi clusterku ada 2 orang kandidat terpilih bisa jadi aku memilih salah satunya nanti.


Debat tim sukses calon walikota

Mbak Kamilah (sekretaris coHousing WowMom) jadi salah satu perwakilan tim sukses (timses) kandidat calon walikota nomor 6. Sedikit banyak aku mencari tau lebih dalam siapa sih kandidat nomor 6 ini. Perbincangan lebih intim memang ada di coHousing, jika di cluster ada gabungan 3 coHousing sehingga perbincangan di WAG cluster hanya "ala kadarnya" saja.

Video debat calon walikota dan timses sangat membantu aku untuk memilih calon kandidat yang mana nanti. Perkuliahan di bunda produktif sangat berbeda jauh dengan perkuliahan di jenjang bunda cekatan sebelumnya. Disini aku tidak lagi belajar sendirian namun belajar bersama tim (team work). Aku yang socially awkward ketika berkenalan dengan orang baru jadi belajar banyak dari "gamifikasi" ini.  Dalam waktu singkat aku diajak untuk memilih orang baru yang tidak aku kenal sama sekali menjadi leader.


Analisa pemilu dari pengamat politik Hexagon City

Analisa pemilu kali ini istimewa sekali, bu Septi sebagai founding mothers IIP dan suaminya pak Dodik berperan menjadi pengamat politik pemilu. Pemaparan bu Septi dan pak Dodik semakin mencerahkan aku yang meraba-raba gamifikasi perkuliahan di bunda produktif kali ini seperti apa sih. Closing statement bu Septi menarik sekali, beliau menjelaskan bahwa Hexagon City ini adalah playground bagi para Hexagonia.

Layaknya playground adalah kesungguhan yang ada disana. Ibaratnya seorang anak kecil, mereka serius ketika bermain (tidak ada anak-anak yang "main-main" ketika bermain).  Mereka memberikan energinya, tenaganya ketika bermain dengan teman-temannya, harapannya para Hexagonia disini berkarya dan berkontribusi dengan sungguh-sungguh. Hexagon city menjadi pijakan para Hexagonia untuk menuju kepada kebermanfaat diri untuk orang lain.

 

Serah Terima Jabatan Walikota lama ke Walikota baru

Alhamdulillah akhirnya terpilihlah kandidat nomor 1 dari cluster Nusantara yang menjadi walikota baru Hexagon city. Yeeey! Meskipun kandidatku tidak menang, tapi walikotanya dari clusterku. Barakallah uni Meliya! Sudah pasti seluruh kandidat calon walikota akan menjadi tim formula walikota baru. Serah terima jabatan dilakukan secara virtual bertempat di headquarter Hexagon city.

Wah gamifikasi di perkuliahan Institut Ibu Profesional sungguh tidak main-main. Pemilu-pun rasanya seperti beneran. Awalnya tidak kenal siapa-siapa, dari program pemilu ini jadi berkenalan dengan banyak teman baru. Masing-masing mempunyai personal branding yang menarik, walau memilih kesenangan yang sama namun latar belakang pendidikan dan pengalamannya sungguh berbeda. Perbedaan itu menjadi warna indah seperti pelangi.

Refleksi Pemilu versiku


Kebetulan sekali pekan pemilu kali ini aku sedang melakukan tugas dinas ke luar kota. Co Housing WowMom luar biasa cekatan dalam berbagi informasi dan berkontribusi aktif ketika ada kegiatan (sebut saja gerak cepat/gercep). Aku berfikir management waktu mereka pasti udah oke banget nih. Hal ini menjadi cambuk semangat untuk aku belajar memanage waktu dengan baik juga. Beruntungnya ada di CoHousing WowMom dan Cluster Nusantara yang keren, jadi semangat untuk keren juga nggak sih?! Atau malah minder? Ah aku milih jadi keren aja daripada minder.

Pemilu di Hexagon City membuatku terpana, terutama kepada teman-teman yang berperan aktif menyukseskan kegiatan pemilu. Para calon kandidat walikota dan tim sukses berani maju untuk berkontribusi penuh di kota virtual ini. Mereka tidak hanya menggugurkan kewajiban mengerjakan tugas saja tetapi mau berperan aktif mengajukan diri secara sukarela menjadi seorang pemimpin. Luar biasa! Sudah pasti management waktu mereka sangat baik, sebab dilihat dari CV-nya para kandidat calon walikota dan tim sukses mempunyai segudang aktifitas juga lho.

Point penting yang aku dapat dari LIVE analisa pemilu oleh pengamat adalah berkontribusi penuh. Aku cukup tau diri akan kemampuan mengatur waktu aktifitasku sehari-hari masih belum baik, meskipun tidak berani untuk maju menjadi leader namun aku punya tekad untuk berkontribusi penuh di CoHousing WowMom. Di sela-sela kesibukanku, aku meluangkan waktu untuk "hadir" di WAG CoHousing secara penuh. Ikutan "gercep" ngumpulin tugas yang sudah diinfoin ke grup. Alhamdulillah masih bisa kekejar, dan begitu pula aktifitas diluar IIP juga terlaksana sesuai dateline. Salah satunya domainku sekarang udah ganti looh 💛 Alhamdulillah! Apapun itu aku cukup bangga dengan diriku sendiri, tak lupa aku ucapkan terima kasih teman-teman yang sudah berani menantang diri! Selamat mengemban tugas walikota dan tim formula baru, semoga lelahnya jadi lillah.


  • Share:

You Might Also Like

0 Comments