Bunda Produktif : Jurnal 1. Wonder Wowmom dari Kota Virtual untuk Dunia

By i k k a r f - September 25, 2021

 


Kelas Bunda Produktif di Institut Ibu Profesional sudah dimulai, memilih satu fokus ibu dan anak bersama teman-teman yang sevisi misi dalam Co Housing Gabungan 3. Kami 9 perempuan hebat sepakat menamakan diri "wonder WowMom". Lahir dari kota virtual Hexagon City untuk membagikan ilmu, ide maupun suatu produk yang berkaitan dengan ibu dan anak untuk dunia. 

Denah Co Housing 


Institut Ibu Profesional (IIP) di masa pandemi tahun 2020 melakukan gebrakan baru, semua kegiatannya sebagian besar dilakukan secara daring. Kelas-kelas di IIP juga melakukan inovasi dengan pembelajaran secara gamifikasi. Jika di kelas Bunda Cekatan gamifikasi dilakukan di Hutan Kupu Cekatan, melanjutkan kelas di Bunda Produktif belajar gamifikasi di Kota Virtual Hexagon City. Kota virtual dengan jargon, "kota produktif, warga kreatif, penuh solusi".

Resmi menjadi warga, aku diberi ID card yang serupa dengan KTP, sertifikat tanah dan playbook. Ya! Aku punya tanah di kota virtual ini, asyik bukan? Aku membangun denah rumah yang sesuai dengan keinginanku, satu rumah kecil yang menganut sistem sustainable. Hidup sendirian sungguh tidak enak, oleh sebab itu tim formula Hexagon City mengenalkan aku dengan 8 tetangga rumah yang mempunyai visi dan misi yang sama denganku.

Aku memilih peminatan ibu dan anak, di kota produktif ini berbeda dengan kelas bunda sayang kemarin. Aku memperkenalkan diri sebagai bidan. Kebetulan bulan depan aku mulai melanjutkan kuliah D4 profesi bidan, jadi sambil belajar sekaligus praktik sharing ilmunya di kota virtual. Ada 5 orang lain yang memilih peminatan ibu dan anak juga, rata-rata mempunyai beground ilmu pendidikan kesehatan namun juga sudah certified menjadi konselor (keren banget 😍). 3 orang lagi memilih peminatan parenting, oleh sebab itu kami tergabung dalam Co Housing Gabungan 3.

Co Housing itu seperti satu RT atau bisa juga satu DAMA kalau di ibaratkan di dunia nyata. Berikut adalah denah Co Housing kami. "WowMom" menjadi satu nama yang kami sepakati bersama. Arti dari WowMom, "wow" refleksi/cermin dari tulisan mom (ibu) jika digabungkan berarti ibu biasa saja namun memiliki potensi luar biasa di bidangnya masing-masing yang berusaha untuk menjadi lebih baik lagi. Kami tergabung dalam Cluster 1 (gabungan Co Housing) yang dinamakan "Nusantara". 


Produktifitas Hexagonia di kota virtual

Kota virtual Hexagon City menyebut warganya dengan sebutan "Hexagonia". Awal pembentukan Co Housing para hexagon ngapain aja sih? Jadi setelah diumumkan siapa saja yang menjadi tetanggaku, MasyaAllah aku udah melihat ada whatsapp grup satu RT. Luar biasa teman-teman di grup Gabungan 3, selain ahli di bidangnya masing-masing mereka sangat "gercep" (gerak cepat) pasti menejemen waktunya pada oke semua nih.

Sangat terlihat perbedaannya ketika belajar di kelas bunda cekatan fokus ke diri sendiri, kemudian beralih belajar di kelas bunda produktif aku diajak untuk "kerja kelompok". Ini sungguh tantangan buatku yang kurang bisa bersosisalisasi dengan baik di awal. Butuh adaptasi yang lama untuk bisa "nge-bland" dengan orang baru, apalagi tidak bertatap muka langsung. Sejauh ini aku berusaha untuk membaur dengan menyampaikan apa kegelisahanku dan kebingunganku di grup.



Hexa Market di Hexagon City

Layaknya kota virtual jika ada kegiatan produktif Hexagonia sudah pasti akan ada transaksi perekonomian di dalamnya. Pekan ini Mardika (pemandu Hexagon City) berbincang dengan narasumber yang terkait membahas tentang "membangun perekonomian kota".

Di awal kelas kami memang melakukan pembayaran ke Institut sebesar 100 ribu rupiah. Nantinya uang ini setara dengan 100 Hex (mata uang di Hexagon City), 1 Hex = Rp 1.000. Pembagiannya 70 Hex untuk pembangunan kota, dan 30 Hex untuk dana pribadi. Meskipun ada perekonomian di kota virtual ini, namun kami sesuai dengan value Ibu Profesional. Jadikan uang sebagai sarana produktifitas, dan kemuliaan-lah yang dicari.

Hexa-finance berhubungan langsung dengan 2 city leader yaitu manajer dan BUMH (Badan Usaha Milik Hexagonia). Keduanya berkolaborasi saling CnC (Clear and Clarify) sesuai dengan CoC (Code of Conduct) Ibu Profesional. Hasil karya para hexagonia tidak saja berupa profit namun juga non-profit. Profit dinilai dari keuntungan materi sedangkan non profit mencukupkan diri dengan nilai kebermanfaatan saja. Harapannya aku ingin punya pengalaman di keduanya baik profit maupun non profit. InsyaAllah.




Senang sekali menjadi Hexagonia, meskipun belajarnya menggunakan gamifikasi tapi penerapan ilmunya nggak main-main (nyata). Semoga Allah mudahkan aku menyelesaikan perkuliahan di kelas bunda produktif ini dan juga perkuliahan di dunia nyata juga hehe. Semoga aku bisa memberikan manfaat kepada hexagonia maupun dunia, amin amin ya rabbal'alamin.

  • Share:

You Might Also Like

0 Comments