Mentorship Pekan ke 7

By i k k a r f - Juli 24, 2021





Pekan ke-7 Peri Hutan mengajak para mentor dan mentee merayakan kemajuan yang sudah dilewati bersama-sama. Tidak terasa sudah di penghujung Hutan Kupu Cekatan. Kalau di fase kepompong saya berjalan sendiri dengan ilmu yang dipunya, sedangkan di fase mentorship ini ada seseorang yang menyemangati dan sekaligus bisa diajak diskusi. Fase kepompong menurut saya sangat "stressfull", terlalu banyak yang ingin diubah jadi lebih baik. Ingin segera sembuh dari penyakit, agar bisa beraktifitas secara bebas (good quality of life). 

Ketika mentorship saya sangat "fun" menjalaninya. Ada kala down, disemangati oleh mentor. Ketika ingin bertanya, ada mentor yang bisa diajak diskusi (tau masalah yang sedang saya hadapi, punya bekal ilmu yang ingin saya gali), keberhasilan kecil diapresiasi. Pelan tapi pasti justru malah mendapat "insight" baik. Secara kebetulan saya menemukan emotion & feeling wheel, berikut saya akan menggambarkan perasaan selama di fase mentorship dengan warna kupu-kupu pilihan saya.




      



Saya menggambar dandelion karena nama grup 9 diambil dari tanaman ini. Diawali dari kepala kupu-kupu, awalnya ada rasa "fear" takut dan meraba-raba awal fase mentorship. Takut nggak dapet mentor, kalau nggak dapet mentee gimana. Masuk pekan ke 2, udah menemukan mentor tapi lumayan "worry" sebab belum menemukan tek-tok-an waktu yang pas untuk keduanya (mentor-mentee) diskusi. Selama melakukan perubahan habit ada rasa sedih (down), marah, hopeless, surprise, joy dan pada akhirnya cinta (love) dengan proses mentorship ini. 

Kalau warna kepala sampai ekor kupu-kupu menggambarkan perasaan selama proses mentorship, sedangkan warna sayap kupu-kupu menggambarkan perasaan saya pada mentor saya (sebab saya nggak punya mentee, jadi sayap kanan dan kiri warnanya sama). Perasaan awal berkenalan dengan mentor saya gambarkan dengan warna turqoise (surprise), ternyata banyak kesamaan saya dengan mentor. Pekan berikutnya yang ada kebahagiaan dan merasa dicintai 💖

Saya sangat berterima kasih kepada mentor mbak Lusi, meskipun sibuk tapi selalu memberikan waktu untuk sekedar memberi semangat dan memberikan jawaban yang "insightfull" dari semua pertanyaan-pertanyaan saya. Hal ini membuat saya menjalani proses mentoring dengan fun, sesuai dengan metode yang kita setujui bersama yaitu menggunakan "atomic habit". Semoga berkah ilmu yang sudah dibagi kepada saya, lancar persalinannya nanti dan semoga mbak Lusi sekeluarga selalu dalam lindungan Allah SWT sehat, sehat! Amiiin.

Begitupun dengan mentor saya, beliau sangat senang dengan perkembangan yang sudah saya lakukan. Kebetulan pekan ini saya menstruasi (sebagai salah satu indikator saya), ketika heavy flow saya nggak sakit selama sehari setengah (hehe). Qadarullah sakit selama 2 hari (next day heavy flow). Hal ini salah satu hal baik yang bisa diteruskan sampai sembuh total, sebab memang butuh waktu (proses yg lama) untuk memperbaiki hormon tubuh secara alami. Terima kasih mentor, kini saya sudah faham dengan metode "Atomic Habit". Alhamdulillah!

  • Share:

You Might Also Like

0 Comments