Mentorship Pekan 6

By i k k a r f - Juli 16, 2021





Pekan ke-6 kali ini membahas hal apa saja yang membanggakan, hal yang dirasakan lebih mudah dan lebih sukar dari yang diharapkan. Saya akan membahas hal yang membanggakan dulu. Saya dan mentor sepakat challange-nya menyiapkan sarapan dan makan malam dengan metode "isi piringku" dari Menkes. Mulai memahami prinsip Atomic Habit, progres 1% hari demi hari ternyata merubah habit tidak "seberat" itu. Saya memulai challange hari senin, meskipun Peri Hutan menyarankan untuk memulainya hari selasa. Saya sudah bersiap sebelum masuk materi hari Senin, jadi ya.. Let's do it!


    


Aliran rasa pekan ke-6, menyiapkan makan jika ada suami lebih semangat daripada menyiapkan makan hanya untuk diri sendiri saja. Tugas suami 3 hari sekali harus tugas dinas, jadi memang ada hari saya menyiapkan makan untuk saya sendiri. Kalau ada suami, lebih semangat karena beliau request masakan tertentu sehingga saya merasa tertantang untuk masak lebih lama di dapur. Permintaannya nggak susah, hanya telur dadar dan sambel juga udah beres.

Suami ingin diet, jadi makannya sedikit. Pekan ini kebetulan kok suami makan di rumah meskipun sehari sekali, sebab makan siangnya di kantor. Sama seperti saya, sehari makan berat hanya 2 kali saja. Sisanya berusaha nyemil sehat, misalnya buah-buahan. Saya selalu sedia buah-buahan di kulkas. Menyiapkan makanan identik dengan ke dapur, jadi saya singkat saja dengan sebutan "masak 5 menit" di tabel.

Photo diary pekan ini saya visualkan dengan emoji. Hari senin karena awalan, saya semangat sekali. Dimulai dengan virtual yoga (olah raga) membuat tubuh saya yang lama tidak olahraga jadi bugar kembali. Selasa dan Jumat suami tugas dinas, jadi saya hanya menyiapkan makanan saya sendiri emoticonnya senyum kebalik hihi. Rabu lumayan "hectic" tiba-tiba suami pulang pengen sarapan, jadi sedikit kaget karena biasanya suami jarang sarapan nasi. Kamis sudah mulai bisa beradaptasi.




Sedikit banyak, selama saya ada di kelas bunda cekatan bersamaan dengan kelas dr. Meity selama 10 pertemuan. Banyak sekali ilmu yang berkesinambungan dengan tujuan saya, "memperbaiki hormon secara alami". Alhamdulillah di hari jumat ini sudah sampai di pertemuan terakhir, tugasnya sekarang bagaimana ilmu yang sudah dipelajari saya terapkan di kehidupan sehari-hari. Ini menjadi salah satu hal mudah, sebab saya dapat ilmu tentang menu diet memperbaiki hormon secara alami apa saja. Pertanyaan yang membuat saya bingung, bisa ditanyakan langsung ke dr. Meity ketika kelas. Jazakumullah khoiron katsiron dokter bunda Meity, ilmunya insyaAllah bermanfaat dunia akhirat.

Kesukaran pekan ini, fokus saya menyiapkan sarapan dan makan malam. Isi piringku dari Menkes terkadang tidak tersaji di satu piring saat makan, misalnya buah-buahan dimakan pas di waktu cemilan. Hal ini yang kurang terukur, jadi dalam isi piring saat sarapan dan makan malam sudah sesuai atau belum. Terkadang lagi mood swing, sedikit banyak mempengaruhi mood makan saya. Ternyata salah satu faktor penyebab pengaruh "isi piringku" bisa juga dari seberapa berhasil saya dalam mengelola emosi.

Emoji mentor saya ibaratkan secangkir kopi hitam panas, ini minuman favorit saya. Diminum saat santai ataupun ketika mood lagi nggak bagus. Setelah menyeruput kopi hitam panas, saya kembali bersemangat dan menjadi salah satu cara saya "selfhealing". Meskipun kita berdua selama proses mentoring santai, tapi mentor saya memberikan suntikan semangat dan banyak insight hanya dengan mengobrol ringan saja. Emoji saya memperlihatkan otot lengan yang besar, tandanya semangat berjuang yang tinggi untuk berubah tapi ototnya tegang hehe.

Testimoni pekan ini dari suami, "biasa aja, no comment" 😂



  • Share:

You Might Also Like

0 Comments