Danau Cermin - Bank Ilmu Pekan 3

By i k k a r f - Maret 31, 2021



Jujur ketika melihat peta hutan kupu cekatan, saya sangat penasaran. Kalau kemarin di gua kita diajak mendengarkan suara dan cahaya, kalau di danau cermin ini apa? Ternyata seperti namanya, kita diajak bercermin oleh Magika. Tugasnya saya diharuskan mencari 1 buddy untuk saling bercermin.
 
HAH! 

(((BERCERMIN)))

gimana... gimana... ???

Yuk simak cerita saya, kenapa bisa nyimpulin seperti itu?

Senin pun tiba, hari yang dinanti-nanti tantangan apa pekan ini. Kebetulan juga pas lagi nganggur di kantor (hehe gabut). Peri hutan memberikan tantangan untuk mencari dan meminang 1 buddy saja. Kita berhak mencari ulat mana saja, tidak perlu yang satu grup maupun satu keluarga kamarin. BEBAS!

Saya coba ikuti kata hati, selesai nonton peri hutan Iqiq tanpa pikir panjang saya ingin meminang mba Didin. Kenapa begitu? Kebetulan penutupan wag keluarga KESPER sehari sebelum peri hutan tayang. Saya baca chat mb didin, beliau sangat ingin lahiran gentle birth tanpa robekan minim trauma. Kebetulan itu ranah ilmu yang sudah saya dalami selama ini (saya bidan btw 😁 ), jadi saya tidak perlu belajar ilmu baru karena saya sudah menguasai. Harapannya bisa jadi manfaat untuk mba Didin.

Di sisi lain, saya sangat berterima kasih ke mba Didin. Kebetulan kami satu grup Dandelion dan satu keluarga KESPER, beliau semangat mengajak ke 2 grup untuk menyimak go live saya. Simple tapi mengena untuk saya. Luv!  Lagipula kita satu keluarga selfcare, jadi mb Didin insyaallah bisa memberi tantangan 30 hari untuk saya. Nggak perlu cari-cari ilmu baru terlalu jauh, sebab kita sempat belajar bareng di wag keluarga yang sama. Semoga pinangan saya diterima!

Langsung saya chat pribadi mb Didin, beliau sedikit kaget karena saya "gercep" sekali. Beliau belum lihat video peri Iqiq, jadi agak bingung. Saya memberi waktu mb Didin untuk melihat dulu video peri Iqiq, dan memberikan waktu berfikir untuk menerima atau menolak pinangan saya. Sebelum melihat video peri Iqiq ternyata mb Didin punya keresahan dan sangat ingin bertanya ke saya. Lalu setelah saya jawab dengan sedikit bujuk rayu agar lamaran saya diterima tentunya (hehe maap ya mb Didin).

Alhamdulillah pinangan saya diterima, dan kami-pun saling bertukar mindmap serta cerita kami masing-masing. Nah, setelah mendengar cerita mb Didin inilah saya merasa ada kesamaan antara kami berdua. Kita saling bercermin satu sama lain. Allah menuntun saya ke buddy Didin pastinya ada ilmu dan pelajaran yang bisa saya dapatkan. Benar saja, saya seperti bercermin. Salah satunya saya dan mb Didin perlu belajar komitmen serta istiqomah/konsisten.

Oleh sebab itu saya ingin berbagi cerita, apa yang sudah saya lakukan dan membuat tantangan untuk mb Didin dilakukan 30 hari kedepan.

Saya buatkan tantangan selama 30 hari "1 jam lebih dekat dengan diri sendiri". Hal ini juga sesuai dengan mindmap mb Didin yang ingin mengenal diri lebih dalam. Saya pernah dan masih sampai saat ini untuk mengenal diri sendiri. Sebab ada sebuah hadist qudsi, man arafa nafsahu arafa rabbahu. Artinya, “Barang siapa yang mengenal dirinya, sungguh ia telah mengenal Tuhannya.”

Sumber: 
https://islam.nu.or.id/post/read/85306/tinjauan-status-hadits-man-arafa-nafsahu-arafa-rabbahu

Meskipun hadist tersebut masih dipertanyakan, tetapi saya merasakan hal tersebut di diri saya. Awal mula karena saya dapat "ujian" dari Allah, lalu banyak belajar berbagai ilmu akhirnya bisa memahami arti hadist tersebut secara personal. Semoga dengan sedikit waktu 1 jam dalam sehari tetapi konsisten dilakukan Insyaallah mb Didin bisa mencapai goalsnya bersalin gentle birth.

Saya menyarankan di 1 jam itu fokus untuk menyelesaikan emosi dan traumanya sehingga menemukan time management yang sesuai dengan mb didin, mencari tau olah fisik yang sesuai dengan kondisinya saat ini, mencari tau dan menghitung kebutuhan kalori (asupan nutrisi) untuk mengkontrol berat badan janin dan berat badan ibu selama hamil ini. Saya juga menyarankan Child Birth Educator (CBE) untuk mendampingi kehamilan mb Didin, atau menyarankan ikutan kelas hamil untuk bekal kehamilannya ini. 

Bagaimana dengan saya? 

Saya sedang membedah isi keranjang apel saya satu-satu. Penasaran dengan penghitungan kalori melalui telapak tangan menurut apki.org.id. Saya mendapatkan info ini dari mba Ayu, satu keluarga selfcare. Meskipun kita bukan buddy, saya wapri beliau untuk bertanya ada satu kalimat yang membingungkan. Alhamduillah tercerahkan, terima kasih mb Ayu. Selain itu saya juga saya mendengarkan tips diet ala mb iwed tim EP Sharing, bagaimana kelola emosi-nya ketika diet bersama pasangan. Selain itu saya juga lihat youtube Yulia Baltschun tentang kalori defisit, olahraga yang baik untuk diet pemula. Alhamdulillah semakin tercerahkan.

Namun, masih ada keresahan dan hal tersebut sudah saya sampaikan ke mb Didin sebagai buddy saya. Beliau membuatkan tantangan 30 hari juga untuk saya. Terima kasih mb Didin, buddy ku. Aku mencintaimu karena Allah saudariku. Semoga apa yang menjadi goals kita sama-sama teraih ya. Amiin, insyaAllah 💖 Mohon maaf juga pada teman saya yang meminang saya tetapi saya tolak karena sudah punya buddy. Semoga menemukan buddy-nya yang "secermin" ya 😘






  • Share:

You Might Also Like

0 Comments