Aliran Rasa Tahap Telur

By i k k a r f - Februari 05, 2021

#institutibuprofesional

#hutankupucekatan

#aliranrasatahaptelurtelur 

Setiap selesai tahapan belajar di Institut Ibu Profesional kami diminta untuk mengalirkan rasa. Menceritakan perasaan selama menjalani penjelajahan di tahapan telur-telur ini. Jika boleh mengibaratkan, saya kepengen ikutan les balet "lha kok ndilalah" saya diberi tiket gratis belajar oleh ibu. Padahal saya belum menceritakan keinginan saya tersebut, tetapi seolah ibu sudah bisa membaca apa yang ada di benak saya. Itulah gambaran perasaan saya di kelas bunda cekatan ini. 

Sebelumnya saya sudah "mabuk" ilmu, terlalu banyak yang saya pelajari dan banyak bidang yang saya ikuti. Nah, saya ingin "one bite at a time" ilmu saya satu persatu. Ibarat ilmu itu air, kita perlu mengosongkan gelas yang sudah penuh agar bisa menampung air yang baru lagi kan? Tetapi saya nggak mau air di dalam gelas saya dibuang sia-sia. Oleh karena itu, saya harus meminum air itu masuk ke dalam tubuh saya. Kalau airnya sudah menyerap dan bermanfaat bagi tubuh saya, gelas kosong tadi sudah siap diisi kembali dengan air yang baru. Itu yang sedang saya lakukan sekarang "proses meminum air dalam gelas saya secara mindfullness."

Cara belajar di kelas bunda cekatan disini berbeda dengan kelas-kelas sebelumnya di bunda sayang apalagi matrikulasi. Perkuliahan kali ini ditunjukkan dengan "gamifikasi", kira-kira apa itu?


Menurut wikipedia, gamifikasi adalah penggunaan dari teknik desain permaianan, permainan berfikir dan permaianan mekanik untuk meningkatkan non-game konteks. Pendekatan pembelajaran menggunakan elemen-elemen di dalam game atau video game dengan tujuan memotivasi para pembelajar dalam proses pembelajaran dan memaksimalkan perasaan enjoy dan engagement terhadap proses pembelajaran tersebut, selain itu, media ini dapat digunakan untuk menangkap hal-hal yang menarik minat pembelajar dan menginspirasinya untuk terus melakukan pembelajaran.

Saya merasa cara ini sangat fun dan cocok dengan saya yang notabene ibu-ibu muda yang ingin belajar santai. Cara penyampaian tim fasilitator juga sangat baik, tampilan visual menjelajah hutan kupu-kupu cekatan juga sangat menarik. Kita seperti benar-benar diajak berpetualang secara virtual-online. Selain itu juga kita diajak untuk mengeksplore kekuatan diri masing-masing dengan menyenangkan. Bermain sambil belajar dengan prinsip "Merdeka belajar, belajar merdeka". Kita tidak lagi mengikuti sebuah kurikulum tetapi kita sendirilah yang membuat kurikulumnya.

Semakin bersemangat lagi ketika nama saya disebut dan diapresiasi oleh tim Fasilitator. Ini pengalaman yang luar biasa bagi saya di tahapan telur-telur ini. Dan tanpa sengaja saya membuat peta belajar yang memiliki konsep gamification juga. Di akhir peta saya memberi reward dan setelah game ini selesai maka level permainan akan saya tingkatkan lagi nanti (insyaAllah). Semoga semangat ini terus membara sampai tiba saatnya dititik menemukan bintang saya (nama peta belajar saya : finding new star).

Semoga teman-teman juga semangat ya, layaknya main candy crush (ini game di handphone terfavorite hehe) yang berhasil meningkatkan level permainan ke level yang lebih tinggi lagi. Sebagaimana games yang ada di gadget kita, biasanya kalau berkali-kali gagal pastilah nanti akan ada bantuan-bantuannya dong ya. Terima kasih para magika, peri hutan dan kunang-kunang sebagai bantuan kami yang dengan sabar menemani dan mendampingi kami sampai akhir nanti. 

Satu yang pasti, saya mengenal cara belajar baru di bunda cekatan ini yang ternyata sangat seru sekali "gamification".  Saya sih nggak sabar kira-kira ada kejutan apa lagi di tahapan Ulat nanti. Kalau teman-teman gimana? Semoga sama bersemangatnya ya belajar dan bermain bersama-sama di Hutan kupu-kupu cekatan ini. Jangan lupa colek saya jika dalam proses belajarnya ternyata kita sama.


  • Share:

You Might Also Like

0 Comments