Game Level 9 Day 8

By i k k a r f - Januari 06, 2020

#hari8
#tantangan10hari
#kuliahbundasayang
#gamelevel9
#thinkcreative

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh..

Bismillahirrahmanirrahim..



Tema : Partnering before Parenting
Bab : kenali, hafalkan, dan ketahui hobi sesama
Kreativitas : menjadi detektif kebaikan pasangan (suami), kapan hari di games bundsay level 7 saya membuat tes bakat dan hasilnya suami saya bakatnya adalah interpersonal. Selain bekerja, suami saya menjadi ketua PPI (Purna Paskibraka Indonesia) regional Jember. Selain itu juga mengikuti silat, dan masih aktif sampai sekarang. Jadi hobi dia bersosialisasi dengan banyak orang (laki-laki maupun perempuan). Disini saya harus memahami dan mengenali hobi suami saya yang satu ini. Diawal pernikahan saya sungguh kaget, karena role model saya adalah ayah saya. Beliau selesai kerja ya pulang ke rumah, lebih suka menghabiskan waktu di rumah. Sedangkan suami saya orangnya berbeda lagi, setelah bekerja tak jarang dia langsung janjian dengan temannya nah inilah yang membuat saya sedikit shock.

Setelah sekian lama mengenal dan memahami suami saya, akhirnya saya mulai mengerti bakat dan hobi suami saya yang satu ini. Tetapi lantas bukan menerima dan diam memendam amarah karena terkadang suami terlalu banyak menghabiskan waktu di luar rumah karena hobinya ini. Suatu waktu saya mengutarakan bahasa cinta saya (yang sudah saya jelaskan di postingan saya sebelum ini), saya lebih suka suami saya meluangkan waktu untuk saya daripada diberi hadiah mahal sekalipun. Alhamdulillah suami saya mau mengerti, dan dibeberapa waktu dia mengajak saya di kegiatannya bersama teman-temannya. Perubahan ini sungguh saya hargai dan apresiasi. Sayapun memberi pujian kepada suami saya (bahasa cinta kedua suami saya adalah pujian) yang nggak lebay pastinya. Meskipun seperti kemarin di hari minggu, saya berharap dia menghabiskan waktu bersama saya dan menjenguk mertua tetapi ternyata dia keluar dengan teman-temannya karena menyiapkan Muscab bulan depan, maka saya berusaha mengerti karena semalam (sabtu malam) suami meluangkan waktu untuk saya. Kreativitas saya ketika ada di posisi ini, saya mencoba menyelesaikan tugas atau hobi saya ketika suami saya sedang tidak ada di rumah. Karena jika tidak melakukan apa-apa maka pikiran akan badmood karena ditinggal suami keluar, jadi sibukkan pikiran dengan melakukan hobi kita atau menyelesaikan pekerjaan rumah. Kalau suami sudah pulang, kita bisa fokus melayani dia. Jadi pasti ada hikmah dan kebaikan dibalik kegundahgulanaan kita yang ternyata pikiran kita sendiri yang membuatnya "lebay".

Apakah hal ini ada hubungannya dengan menjadi orang tua kelak? Sudah pasti ada, karena setiap anak akan mempunyai bakat dan otomatis hobi yang berbeda satu dengan yang lain. Dengan begini saya belajar melihat bakat seseorang kemudian memahami apa yang menjadi hobinya (kegiatan yang menunjang bakatnya). Bagaimana dengan suami saya melihat hobi saya? dia mendukung saya ketika saya mengajukan proposal ingin ikut les menjahit dengan memberi uang untuk daftar les menjahit. Kemudian dia menagih saya, bagaimana hasil les menjahit saya. Nah ini yang belum bisa saya jawab, sejujurnya saya masih bingung dengan bakat saya apa, jadi hobinya masih beda-beda terus. hehe semoga kedepannya lebih mantab fokus ke hobi yang sesuai bakat saya. Laki banget ya.. melihat bukti nyata bukan sekedar omongan belaka. Tugas saya nih untuk menyelesaikan tanggungjawab les jahit sampai akhir.

Demikian kurang lebihnya mohon maaf, semoga ada ibroh atau manfaat dari tulisan saya ini.

Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Source :
gambar dari google

  • Share:

You Might Also Like

0 Comments