Game Level 10 Day 3

By i k k a r f - Januari 29, 2020

#Hari3
#tantangan10hari
#gamelevel10
#kuliahbundsayIIP
#GrabYourImagination

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh..

Bismillahirrahmanirrahim..






Hari ini saya ingin bercerita tentang menulis sebuah dongeng. Jika berbicara tentang menulis, itu adalah hal yang sangat biasa di kehidupan saya. Biasanya membaca buku akan mengikuti hobi lain yaitu menulis, atau karena saya termasuk tipe orang yang visual ya? Entahlah.. yang pasti saya memulai menulis mulai dari sekolah dasar berlanjut sampai sekarang. Saya pernah menuliskan cerpen di buku tulis sampai menyimpannya di laptop. Tulisan lainnya mulai dari menulis curhatan pribadi di buku diary sampai menulis agenda sehari-hari sudah pasti tidak pernah absen selalu ada notes kecil di dalam tas saya. Kali ini saya menantang diri saya untuk ikutan menulis di suatu buku antologi bersama teman-teman. Tidak ada yang kebetulan, cita-cita saya yang selalu ada di dalam milestone saya untuk meninggalkan jejak tulisan di bumi ini sedikit demi sedikit hampir terwujud. Ternyata Allah mengijinkan dan mengabulkan doa saya, terima kasih Ya Allah!

Sebentar lagi deathline saya untuk menyelesaikan tulisan saya sebelum dikirim ke editor. Kenapa tidak sekalian saja ini menjadi tugas game level 10 kali ini. Saya membuat dongeng kisah saya ke dalam buku dan akan saya pagelarkan ke suami tercinta. Jujur sedikit beban, tetapi saya ingat menulis dari hati akan sampai ke hati. Maka saya akan menuliskan segala curahan hati saya ke dalam "dongeng" saya ini. Ah kalau nulis saja saya insyallah jago, tapi masalahnya enak dibaca itu masih menjadi PR besar saya sampai hari ini. Menulis memang harus sesering mungkin untuk bisa terasah sampai "tajam". Itulah kenapa menulis tugas melalui blog ini menjadi latihan menulis bagi saya. Nah kan..kekurangan kedua kurang fokus dan terkesan melebar cerita kemana-mana (seperti ini), penulisan sesuai KBBI juga masih jadi kekurangan ketiga saya. Oleh karena itu, materi yang telah disampaikan editor saya bedah satu persatu.

Pertama-tama saya harus memunculkan mood dulu, saya membaca dulu beberapa buku untuk menjadi referensi. Setelah menyelesaikan satu buku (ini rahasia saya, jika tulisan di buku itu menarik perhatian saya biasanya akan selesai dalam sehari, dua hari saja) yang berjudul "Perikardia", saya akan menjadikan buku ini sebagai acuan. Semalam saya menulis bebas semua yang ingin saya curahkan sesuai tema yang sudah disepakati bersama teman-teman. Hari ini saya baru membuka kembali materi dan menuliskan beberapa poin penting di buku notes saya. Semua kerangka konsep sudah saya tuliskan dan akan saya edit tulisan saya semalam agar lebih layak dan enak untuk dibaca. Insyaallah jika sudah jadi akan saya dongengkan ke suami, kalau dia acc maka akan saya kirim ke editor saya. Semoga waktu yang sedikit ini cukup dan suami ada waktu untuk mendengarkan dongeng saya. Ternyata menulis dongeng itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, jika ingin menjadi profesional ya harus belajar teorinya juga.

Demikian kurang lebihnya saya mohon maaf, semoga ada ibroh atau manfaat dari tulisan saya ini.

Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Source :
Gambar dari google.

  • Share:

You Might Also Like

0 Comments