Game Level 6 Day 9

By i k k a r f - September 13, 2019

#hari9
#tantangan10hari
#kelasbundasayang
#gamelevel6
#ilovemath
#matharoundus
@institut.ibu.profesional

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Bismillah..

Hari ini mau ngomongin uang belanja, sudah 2 bulan kebelakang saya selalu mencatat pengeluaran selama satu bulan. Seiring saya belajar tentang less waste dan zero waste, saya bener-bener ngerem membeli barang yang tidak perlu. Walhasil saya berhasil mengurangi pengeluran, dengan mengevaluasi bulan juli dan bulan agustus pengeluaran saya bisa ditekan sampai 1 juta. Selain faktor x (entah itu ada keluarga yang datang, atau ada kebutuhan mendadak) ternyata bisa juga menekan pengeluaran yang tidak perlu. Dengan memanfaatkan barang yang ada dan menyiasati belanja bulanan membeli secukupnya tidak berlebihan, pengeluaran itu bisa ditekan.

Setelah belajar pola hidup sehat, sedikit demi sedikit saya ingin merubah zat-zat kimia di dalam rumah merubah ke bahan-bahan yang organik. Nah ini nih saya harus sabar untuk beralih pelan-pelan, selain harga bahan organik yang mahal saya juga harus benar-benar memilah mana yang penting dibeli dan mana yang masih bisa ditunda. Terus terang mengedukasi anggota keluarga lain untuk pindah ke bahan-bahan organik itu tidak mudah. Dengan plus minusnya masing-masing saya harus sabar untuk merubahnya pelan-pelan. Jika merubah semua secara drastis, selain bikin kaget kantong juga bisa bikin jebol. Jadi dari sekarang saya harus me-list produk apa saja yang pelan-pelan diganti dan dibeli.


Saya mencoba searching tips cerdas mengatur uang gaji bulanan saya (karena saya bekerja juga) dan suami :
  1. Lunasi Hutang dan Cicilan, ini sudah dilakukan setiap bulan. Kalau udah terima gaji hal pertama adalah membayar cicilan. Hehehe
  2. Catat Setiap Dana yang Kita Pakai, ini juga sudah dilakukan selama 2 bulan terakhir. Memang bermanfaat sekali, dulu sebelum menemukan ide ini pengeluaran tidak terkontrol akibatnya saya tidak tau setiap bulan saya bisa menabung berapa duit. Tips dari saya, saya tidak mencatat saya belanja apa saja tetapi yang saya catat total uang yang saya ambil dari atm berapa saja selama satu bulan. Ini lebih efektif di saya, karena saya paling ga bisa nyatet barang-barang belanjaan atau jajan saya.
  3. Miliki Dua atau Lebih Rekening Bank, ini juga sudah saya lakukan. Mungkin terkesan ribet, tapi hal ini sudah terbiasa saya lakukan sehingga ga ada lagi uang pribadi saya ikut ke uang belanjaan rumah tangga, uang suami ikut ke uang pribadi saya. Bisa juga dengan memasukkan uang di amplop untuk pos-pos apa saja setiap bulannya harus disalurkan. Masing-masing punya plus minusnya sendiri-sendiri.
  4. Simpan Bonus yang Didapat, kalo bonus ini kami mengelolanya sendiri-sendiri. Kalau suami saya dapet bonus dia pakai sendiri, hehe tergantung dikembalikan ke rumah tangga masing-masing yaa..
  5. Bandingkan Pengeluaran Kita Dengan Budget Bulanan, hal ini bisa dilakukan jika kita rajin menulis pengeluaran tiap bulan jadi bisa dievaluasi di akhir atau di awal bulan berikutnya. Saya selalu membawa handphone jadi untuk memudahkan saya menuliskan di handphone, kalau senggang saya salin ke buku tulis. Ini penting banget agar kita bisa merevisi apa yang perlu dibeli apa yang hanya keinginan sesaat.
  6. Cari Penghasilan Sampingan, ini sih saya dan suami dasarnya emang suka dagang. Kami mempunyai usaha sampingan sendiri-sendiri, semoga suatu saat usaha sampingannya bisa barengan. Karena menurut saya jika melakukan usaha bersama tapi kuncinya harus saling komunikasi dan terbuka baru bisa berhasil (menurut saya).
  7. Dilarang Membuat Kartu Kredit, bagi saya hal ini tidak menguntungkan sama sekali yang ada akan meningkatkan nafsu berhutang dan itu termasuk ke dalam riba. Sudah pasti riba itu sangat tidak dianjurkan oleh agama saya, tetapi saya mengakui memang ga ada manfaatnya mempunyai kartu kredit. Saya juga tidak punya gopay, ovo atau semacamnya, yang dimiliki hanya e-toll saja. Selain untuk mengurangi nafsu belanja, hal ini juga akan mengurangi jejak karbon yang tidak perlu.
Demikian kurang lebihnya saya mohon maaf, semoga ada ibroh atau manfaat dari tulisan saya ini.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.











  • Share:

You Might Also Like

0 Comments