Game Level 6 Day 1

By i k k a r f - September 05, 2019

#hari1
#gamelevel6
#tantangan10hari
#matharoundus
#ilovemath
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Bismillah..

Hari ini mulai belajar cerita baru lagi, kali ini belajar mencintai matematika logic. Hidup kita sehari-hari tidak lepas dari matematika. Selama 15 hari kedepan kita akan belajar dan mencari tau apa saja dikeseharian kita yang masuk ke dalam matematika logic. Akhir-akhir ini saya kerepotan dan kebingungan dengan jadwal kegiatan saya. Kali ini saya mencoba menghitung berapa waktu fokus saya dan berapa waktu luang saya. Berikut saya akan memaparkan gambar coretan saya menghitung waktu luang saya dalam satu minggu di bulan September ini.



Di gambar saya menuliskan bahwa dalam 1 hari ada 24 jam, jika dalam 6 hari berarti ada 144 jam. Saya mengikuti 4 kelas online dan masing-masing kelas ada materi dan tugas. Disisi lain ada jadwal tetap saya sebagai karyawati, bekerja mulai pukul 07.30 wib - 16.00 wib dari hari senin sampai jumat. Setelah dipotong istirahat saya dalam sehari bekerja di kantor 6,5 jam. Pulang kerja saya harus buka praktek dari pukul 18.00 wib - 21.00 wib total ada 3 jam. Ini adalah waktu fokus prioritas saya untuk bekerja.

Selain itu ada juga fokus berkala, yaitu fokus ketika mengikuti kelas online via Social Media (dominannya di aplikasi Whatsapp). Karena sekolah online berlaku selama masa kelas aktif saja, maka jika habis masa kelas online-nya berakhir maka berakhir pula jam-jam ini. Seperti yang sudah saya tuliskan di gambar, pada kelas online bundsay saya mengalokasikan 1 jam dalam sehari untuk fokus materi dan tugasnya. Pada kelas M2S dan BZW, saya mengalokasikan 2 jam untuk fokus ke materi dan tugasnya. Khusus untuk kelas Tamyiz, karena bulan ini ada ujian maka mulai hari ini dan sampai tgl 16 september harus meluangkan waktu 1 jam untuk fokus hafalan dan mengulang materi. 

Setelah ditotal semua jam-jam fokus, saya menambahkan lama jam tidur saya yaitu 7 jam. Setelah ditotal kemudian dikurangi 24 jam, hasilnya itu adalah jumlah jam free saya di hari itu. Free itu untuk saya melakukan tugas domestik dan me time (screen time gadget). Screen gadget ini penting, karena jika berlama-lama di depan layar handphone, TV, dan laptop akan berpengaruh terhadap pengurasan enzim dalam tubuh selain itu juga bikin lelah mata. Pekerjaan saya di kantor selama 6,5 jam ada di depan komputer, jadi hal ini perlu saya perhatikan. Cara mensiasatinya buat alarm screen time, dan set hp di mode screen time. Jadi kalau sudah waktunya off otomatis hp menutup semua social media di handphone saya.

Bisa disimpulkan, waktu luang terbanyak ada di hari sabtu dan minggu. Di hari tersebut saya akan membuat food preparation dan belanja ke pasar. Mengonsep dan mengerjakan tugas pengurus komunitas, tidak lupa di hari ini saya foto-foto product jualan saya dan posting ke IG bisnis saya. Jadi ketika weekdays tiba hari senin sampai jumat tinggal follow up saja, masak pun sesuai yang sudah dipersiapkan. Usahakan memang hadir di kelas online tepat waktu, dan langsung kerjakan tugasnya juga tepat waktu. Semakin kita tunda, maka akan menumpuk dan kita sendiri yang akan kewalahan.

Pertanyaan berikutnya, ikut banyak kelas online gitu ga badai informasi mbak?

Alhamdulillah.. kuncinya adalah suka dan cinta. Jika kita suka dan mencintai apa yang kita kerjakan maka semua tidak menjadi beban. Saya memilih kelas apa yang diikuti kan berdasarkan saya menyukai materinya dan alhamdulillah semua ilmu itu saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Tetapi lumayan juga ya kalau saya ternyata ada di keadaan sakit atau kerjaan banyak, mau tidak mau harus merapel materi dan tugasnya. Sampai saat ini semua selesai dengan baik dan tepat waktu. Mungkin memang setelah ini saya akan mengurangi kelas online yang saya ikuti. Mencoba mengaplikasikan ke kehidupan nyata pelan-pelan. Istilahnya kalo kemarin kuliah materinya sudah, saatnya sekarang prakteknya. Nah ternyata di kehidupan kita juga kita dihadapkan dengan matematika logic ya?! Jika kita salah strategi dan tanpa perhitungan bakalan stress dan depresi dengan rutinitas yang penuh. Sesekali memang kita perlu mendelegasikan tugas kita, sejenak tidak melakukan rutinitas yang bisa dikompromi juga tidak ada salahnya. Agar hidup seimbang, antara kerja keras dan rekreasi. Hehe..

Demikian kurang lebihnya saya mohon maaf, semoga ada hikmah atau ibroh dari cerita saya ini.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

  • Share:

You Might Also Like

0 Comments