Game Level 4 Day 8

By i k k a r f - Juli 22, 2019

#hari8
#tantangan10hari
#gamelevel4
#gayabelajaranak
#kelasbundasayang
@institut.ibu.profesional

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Bismillah..

Hari ini kita belajar lebih dalam mengenai gaya belajar tipe visual dan auditory. Di awal saya sudah mengatakan kalau saya dominan tipe visual, dan bisa dibaca di blog saya sebelumnya saya membuat mind mapping gaya belajar. Visual banget kan? Tetapi saya tetap akan mengupas satu persatu tiap tipe, karena saya merasa saya mempunyai banyak tipe gaya belajar.

Kalau memiliki karakteristik tipe visual maka akan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
1. Lebih mudah mengingat dari yang dilihat daripada yang didengar.
2. Lebih suka membaca daripada dibacakan.
3. Berbicara dengan tempo agak cepat.
4. Cukup peduli dengan penampilan dan pakaian.
5. Menyukai melakukan demonstrasi daripada pidato.
6. Sulit untuk menerima instruksi secara verbal kecuali ditulis.
7. Tidak mudah terdistraksi dengan keramaian.
8. Suka menggambar apa pun di kertas.
9. Sangat baik dalam mengingat wajah seseorang, namun seringkali lupa mengingat nama.
10.  Ketika memecahkan masalah cara yang dilakukan oleh anak visual adalah dengan membaca informasi, serta membuat daftar mengenai masalah atau hambatan apa saja yang ia hadapi.

Kritikal point anak visual :
a. Susah memahami penjelasan guru tanpa disertai dengan gambar atau grafik.
b. Terganggu konsestrasinya saat melihat tampilan (baik penampilan seseorang atau tampilan suatu informasi) yang menurutnya tidak menarik atau justru jelek.

Gaya belajar tipe auditory, mengandalkan kesuksesan belajarnya melalui telinga (alat pendengarannya), untuk itu maka guru sebaiknya harus memperhatikan siswanya hingga ke alat pendengarannya. Anak auditory dapat mencerna makna yang disampaikan melalui tone suara, pitch (tinggi rendahnya), kecepatan berbicara dan hal-hal auditory lainnya. Ciri-ciri gaya belajar anak tipe auditory adalah :
1. Saat bekerja suka bicara kepada diri sendiri.
2. Penampilan rapi.
3. Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan daripada yang dilihat.
4. Senang membaca dengan keras dan mendengarkan.
5. Menggerakkan bibir mereka dan mengucapkan tulisan di buku ketika membaca.
6. Biasanya ia pembicara yang fasih.
7. Lebih pandai mengeja dengan keras daripada menuliskannya.
8. Lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik.
9. Dapat menirukan kembali dan menirukan nada, berirama dan warna suara.

Kritikal point anak auditory :
a. Tidak membaca dengan baik (umumnya membaca dengan pelan).
b. Susah mengingat sesuatu jika membacanya tanpa menggunakan suara.
c. Susah untuk membuat karangan.
d. Susah diam dalam waktu cukup lama, mudah terganggu dengan keributan.

Tuntas sudah penjelasan 3 tipe gaya belajar, kemarin kinestetik dan hari ini visual dan auditory. Langkah berikutnya melihat lebih dalam diri sendiri dan membuat mind mapping gaya belajar saya.

Demikian kurang lebihnya mohon maaf, semoga ada ibroh dan hikmah dari tulisan saya ini.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Source :

Kelas Belajar Online Bengkel Diri Ummu Balqis

https://www.konselingindonesia.com/read/309/gaya-belajar-visual-auditori-dan-kinestetik.html

https://blog.ruangguru.com/tiga-gaya-belajar





  • Share:

You Might Also Like

0 Comments