Game Level 3 Day 7

By i k k a r f - Juni 20, 2019

#hari7
#gamelevel3
#tantangan10hari
#myfamilymyteam
#kelasbundasayang
@institut.ibu.profesional

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bismillah..

Hari ini program 30 menit lebih dekat bersama ibu. Ibu saya usianya lebih dari 60 tahun. Jika dikategori usia sudah masuk ke golongan lanjut usia. Saya dan ibu kadang suka berdebat, opini yang saya sampaikan selalu berbeda. Hal ini bukan hanya sekarang-sekarang saja, tetapi sudah mulai saya di masa-masa sekolah dan kuliah. Semakin kesini kok semakin saya mengelola emosi semakin dalam kepada ibu. Kemudian suatu hari saya melihat salah satu postingan instagram mbak okina tentang gerontology. Begini sedikit cuplikannya :
Baca tentang Geriatri yaitu cabang ilmu kesehatan untuk lansia. Tentang penurunan kondisi kesehatan, daya ingat, daya pikir, bahkan bisa terjadi perubahan perilaku yang signifikan. 
Supaya kita semakin sadar bahwa kini waktu mengerti bukan minta dimengerti. 
Kini waktunya kita melayani bukan menuntut.
Kini waktunya antar saudara saling menguatkan bukan menjatuhkan.
Kini waktunya menolong bukan membebani dan merepotkan.
Tidak ada lagi kata "Kok.. gitu ya.." Tetapi diubah menjadi "betapa memalukannya saya yang tidak faham."



Tulisannya membuat saya sadar, saya telah banyak dosa dan salah ke ibu saya. Ditambah lagi sudah kurang lebih 4 tahun bapak saya meninggal, kini ibu tidak ada lagi teman curhat ditambah lagi pada usia-usia lanjut lebih banyak ingin didengarkan. Oleh karena itu sesuai dengan tantangan meningkatkan kecerdasan emosional saya berusaha meluangkan waktu minimal 30 menit untuk fokus kepada ibu. Kali ini saya mencoba untuk memulai menegur ibu terlebih dahulu, "ada apa mi?" (saya memanggil ibu saya dengan panggilan umi, kebetulan mimik wajah ibu saya tidak seperti biasanya). Ibu saya diam sejenak kemudian bercerita tentang apa yang telah terjadi tadi di tempat praktik. Kebetulan saya dan ibu seorang bidan dan berganti-gantian menjaga praktik di rumah. Saya juga bekerja di ranah publik mulai jam 08.00 wib - 16.00 wib, jadi saya kurang tau kejadian selama jam-jam tersebut. Saya hanya menyimak saja cerita ibu saya, pada situasi seperti ini ibu hanya butuh teman curhat dan tidak meminta solusi. Tidak lama kita pindah topik pembahasan, kali ini membahas model baju untuk dijahitkan ke penjait, karena sebentar lagi ada resepsi pernikahan sepupu saya (anak dari adiknya ibu). Saya harus berusaha belajar komunikasi produktif yang santun ke ibu, karena sudah terbiasa nadanya rada nyolot (meski padahal nggak marah, cuma gemes aja hehe). Tapi ibu menanggapinya dengan santai sembari dia melihat televisi. Hal-hal kecil dari ibu harus saya pahami dan pelajari, agar saya bisa memahami dan mengerti ibu. Salah satu usaha saya agar tidak menjadi anak yang apatis. 😊

Demikian kurang lebihnya mohon maaf, semoga ada ibroh dan hikmah dari tulisan saya kali ini.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


  • Share:

You Might Also Like

0 Comments