Game Level 3 Day 10

By i k k a r f - Juni 23, 2019

#hari10
#tantangan10hari
#gamelevel3
#myfamilymyteam
#kelasbundasayang
@institut.ibu.profesional

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Bismillah..

Hari ini hari libur yang sebenarnya, meski pagi harinya lumayan membuat saya harus mengelola emosi saya. Hari ini 30 menit lebih dekat dengan suami. Semalem suami kerja sampai pagi jam 8 biasanya, tapi hari ini kenapa terlambat. Saya mencoba telfon ga diangkat, wa ga ada balasan. Biasanya kalau gini ketiduran deh, tapi namanya nafsu ingin marah apalagi bisikan setan mengusik pikiran saya. Tetapi saya mencoba kelola emosi saya dengan berkebun, memasak (hari ini mulai JSR an lagi), merawat wajah, dll. Kebetulan hari ini ibu sibuk keluar dengan temannya, jadi ga ada teman ngobrol. Sampai akhirnya hampir jam 11an siang suami pulang. Emosi saya benar-benar saya redam, berusaha yang keluar kata yang tidak menuduh dan menyalahkan. Meskipun lumayan susah untuk senyum, tapi manyun-nya diimut-imutin. Akhirnya dia cerita kalau dari semalam udah nggak enak badan, dikerokin temannya, perutnya juga ga enak, akhirnya ketiduran dan hape nya dia silent.

Strategi saya supaya dekat dengan suami yaitu menemani dia makan, apapun aktifitas saya kalau suami udah ada di meja makan saya berusaha nyamperin nemenin. Entah itu kupasin buah, sediain minum, atau saya ikutan makan juga sambil kita komunikasi. Meskipun suami asik dengan hape-nya ketika makan tapi saya harus jualan cantik di depan suami, saya bertanya dengan kata-kata yang baik alhamdulillah suami jawabnya juga santai. Ga pake emosi 😁 good job! Saya jadi inget suatu pepatah yang intinnya, kalau kita udah salah di depan maka untuk memperbaikinya di belakang harus dengan kerja keras. Sama halnya jika kita sering abai dengan anak kita di awal, maka ketika mereka dewasa kita akan bekerja keras untuk memperbaikinya. Allah benar-benar memberi saya pelajaran yang sangat berharga. Masyaallah tabarakallah.. Ridho istri ada di suami, maka saya mencoba bekerja keras untuk suami saya ridho kepada saya. Aku mencintaimu karena Allah suamiku. Meskipun hasilnya belum signifikan, tetapi saya merasa sekarang jadi lebih baik komunikasi dengan suami. Ga boleh mudah baperan selama jualan cantik, karena hasil itu milik Allah. Meskipun banyak dibuat tidur seharian, tapi suami ada di rumah itu satu hal sederhana yang menyenangkan. Alhamdulillah hari ini bisa mengelola emosi negatif ke energi positif dengan melakukan hal-hal yang saya sukai. Perlu banyak latihan, tapi so far lumayan terbiasa memilih kata-kata positif untuk berkomunikasi dengannya, dan komunikasi ke diri sendiri dengan mensugesti positif diri sendiri biar bisa meremote diri sendiri (mood-nya ga disetir orang lain).

Demikian kurang lebihnya saya mohon maaf, semoga ada hikmah dan ibroh dari tulisan saya ini.

Wassalamaualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


  • Share:

You Might Also Like

0 Comments