Game Level 3 Day 1

By i k k a r f - Juni 13, 2019

#hari1
#gamelevel3
#tantangan10hari
#myfamilymyteam
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Bismillah.. setelah libur sekolah bundsay yang sangat panjang (kurang lebih 2 minggu), bertepatan dengan bulan Ramadhan disusul libur lebaran menjadi momentum silaturahmi ke sanak saudara yang biasanya hanya bisa bertemu setahun sekali. Aura positif bulan yang penuh berkah ini begitu terasa hangat, semua orang saling bermaaf-maafan meskipun beda keyakinan. Indahnya saling bermaaf-maafan ini saya jadikan "kesempatan" meminta maaf orang-orang terdekat saya terutama suami, orang tua dan mertua kedua malaikat perantara Ridho Allah SWT. Suasana positif ini membuat semangat berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi itu meningkat. Paaaas banget pada game level 3 ini saya diminta untuk mempunyai project family, setelah berdiskusi di kelas tentang tantangan 10 hari game level 3 saya lumayan mikir keras. 

Kenapaaa???

Saya dan suami adalah dua orang yang berbeda, kalau saya suka membuat planner sedangkan suami tipe orang yang "let it flow" ngalir aja gitu ga perlu ada rencana-rencana yang berakhir wacana menurutnya. Ini yang menjadi tantangan buat saya, tidak ada yang tidak mungkin kan? Bagaimana kita mengemas secara "apik" untuk suami mau ikutan family project dan harapannya berhasil meskipun itu hanya 10%. Berikut ini adalah hasil perenungan saya :


Saya mulai membuka kembali materi "Pandu 45", rencananya saya ingin memetakan minat bakat saya dan suami kemudian mencari project apa yang pas untuk kami. Kebetulan kemarin suami menghadapi "tantangan pekerjaan" dan saya juga menghadapi "tantangan keluarga". Karena sudah belajar komunikasi produktif saya mencari waktu yang pas untuk "clear and clarify" tentang tugas ini. Disisi lain saya harus mengumpulkan tugas hari ini, dan pendeknya waktu temu kita, saya berinisiatif subuh tadi untuk menyodorkan link tes minat bakat. Seketika langsung suami menjawab, "aku lagi ga mood buat mikir." Lumayan bikin down, tapi harus kembali ke komunikasi produktif yang baik saya menjawab dengan bijak, "baiklaah, nanti diisi sepulang kerja aja ya mas." (ditambah senyum manis menatap suami).

Saya kembali merenung, membaca situasi kami kira-kira project family apa yang cocok untuk kami. Akhirnya saya menemukan jawaban, saya akan menamai project family kami "KIF project". 

KIF project adalah Kecerdasan Interpersonal Faiqka project. Faiqka adalah gabungan dari nama suami dan nama saya 😊 dan kecerdasan interpersonal yang ingin saya asah bersama suami. Fasilitator kami memberikan gambaran ketika berdiskusi tantangan 10 hari game level 3 ini berikut sedikit penjelasannya, "Kalau misalnya kita mengacu dengan teori Howard Gardner mengenai multiple intelligence, kita bisa meneliti kecerdasan mana yang kiranya lebih menonjol pada anak ataupun pada diri/pasangan ."


saya memilih wilayah interpersonal, yaitu mengasah rasa empati dan memotivasi orang lain. Jadi disini bagaimana saya mengasah interpersonal saya ke suami dan begitu pula sebaliknya suami mengasah interpersonalnya kepada saya. Saya tidak ingin muluk-muluk, saya ingin menyesuaikan kondisi kami dan sesuai dengan tantangan yang sedang kami hadapi saat ini. 

Nanti sepulang suami kerja, dan suasana komunikasi produktif mendukung, akan saya sampaikan ke suami saya. Semoga berhasil, dan saya sekaligus mengasah memilih kata-kata positif yang dapat memotivasi suami untuk mau mengikuti project family ini. Doakan saya ya teman-teman.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

  • Share:

You Might Also Like

0 Comments