Game Level 2 Day 8

By i k k a r f - Mei 02, 2019


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bismillah..

#hari8
#gamelevel2
#melatihkemandirian
#kelasbundasayang
#tantangan10hari
@institut.ibu.profesional

Hari ini lebih ke evaluasi, setelah 7 hari menantang diri sendiri untuk melatih kemandirian sebagai ahli gizi keluarga. Seperti yang saya foto di atas, saya membuat jadwal menu makanan sehari-hari. Untuk jadwal menu puasa dimampetin di jam-jam berbuka dan sahur. Hari ini juga menantang diri sendiri untuk belanja ke pasar sepulang dari kerja. Karena sayuran di kulkas masih banyak, jadi sore tadi saya hanya beli lauk pauk. Seharusnya sampai rumah dilumuri jeruk nipis garam lalu cuci bersih. Kesalahan kelamaan mondar-mandir di luar alhasil sampe rumah langsung masukin kulkas. Gagal masak pagi juga hari ini 😓 karena pagi sekali harus upacara dan saya bangun kesiangan (efek nonton film di laptop sampe tengah malem sama suami, setelah ini bakal melatih kemandirian bangun sepertiga malam dan ga tidur lagi).

Hasil evaluasi tentang belanja ke pasar adalah ke pasarnya 2 hari sekali. Jika di hari kerja belanjanya sore, kalau hari libur belanjanya pagi. Setiap hari selasa, kamis dan sabtu adalah jadwal ke pasar dan membeli sesuai kebutuhan (list belanjaan malamnya sebelum tidur, jangan lupa siapkan tas reusable dan wadah untuk belanja). Yang kedua evaluasi masakan, karena saya dan ibu orang yang ga suka makanan asin tetapi suami suka makanan yg sedap (menurut saya asin). Jadi kalau buat bumbu dirasain dulu sudah sesuai asinnya atau belum. Kemarin masak udangnya dipuji enak, tapi tempenya kurang berasa bumbunya 😅 lumayanlah ada yang dipuji enak. Karena kita memasak untuk dinikmati orang lain, kita tidak bisa memaksakan kehendak kita. Tapi kita bisa mengarahkan pelan-pelan. Maksutnya disini kalau saya dan ibu sudah aware tentang kesehatan, jadi makanan banyak di kukus daripada di goreng. Tetapi berbeda bagi suami, dia suka makanan yang enak dan sedap (bumbunya berasa). Disinilah keahlian sebagai ahli gizi di rumah sedang diuji 🤗 jadikan tantangan bukan hambatan.

Demikian kurang lebihnya mohon maaf.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.



  • Share:

You Might Also Like

0 Comments