Game Level 2 Day 15

By i k k a r f - Mei 09, 2019


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bismillah..

#Hari15
#tantangan10hari
#gamelevel2
#melatihkemandirian
#kelasbundasayang
@institut.ibu.profesional

Hari ini saya ingin bercerita melatih kemandirian 2 hal. Yang pertama melatih kemandirian saya dengan melakukan amanah sebagai sosiopreneur. Seperti yang sudah saya ceritaka sebelumnya, setelah saya hijrah dari Surabaya dan kembali menetap di Jember saya memberanikan diri untuk berwirausaha. Meskipun saya juga menyebar lamaran ke beberapa instansi. Ya.. ternyata saya tidak bisa berlama-lama tidak produktif. Ketika saya belum diamanahi menjadi ibu, kemudian saya berfikir apa yang bisa saya lakukan untuk ummat? Dengan basic pendidikan saya di bidang kesehatan, maka saya membuka usaha yang sesuai dengan bidang saya dan tidak menutup kemungkinan saya juga melakukan passion saya. Saya suka berwirausaha, meski dalam kenyataannya merintis suatu usaha jangan berharap langsung profit banyak. Perlu skill dan keberanian untuk bangkit ketika terpuruk. Saya belajar banyak menjadi sosiopreneur (sosial entepreneur) bukan hanya melulu tentang bisnis tetapi juga ada sosialnya. Ini tantangan besar untuk saya, ternyata menjadi mandiri entepreneur itu tidak mudah. Tuliskan target-target kemudian lakukan, karena jika hanya mengkonsep tanpa praktek yang ada tidak berjalan usaha anda.

Alhamdulillah saya memulai sebagai sosioentepreneur dari tahun 2015. Apakah usaha saya sudah dikenal banyak orang? Jawabannya belum. Tapi saya optimis, saat ini saya bertemu dengan banyak orang yang luar biasa. Insyaallah kedepannya akan lebih baik lagi. Ini salah satu value saya yaitu pantang menyerah, salah satu ciri orang mandiri. Dan kemandirian yang ke 2 adalah, saya berani berangkat terawih sendiri ke masjid. Hehe.. Yaa beberapa hari ini saya selalu menunggu ibu untuk berangkat tarawih. Karena ada sesuatu dan lain hal, ibu saya berangkat duluan ke masjid. Disitu saya sudah berfikir apa terawih di rumah aja yaa... Tetapi saya bertekad Ramadhan kali ini harus lebih baik daripada Ramadhan sebelum-sebelumnya. Akhirnya saya beranikan diri berangkat ke masjid, meskipun telat. Yang biasanya tarawih 23 rakaat, karena terlambat saya mengambil 11 rakaat. Hihi semoga Allah menerima amal ibadah saya dan kita semua di bulan Ramadhan tahun ini yaa. Dan quote hari ini saya ambil dari senin semangat bundsay, karena anak yang soleh dimulai dari orang tua yang soleh solehah dahulu. 

Demikian kurang lebihnya saya mohon maaf.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 

  • Share:

You Might Also Like

0 Comments