Aliran Rasa Melatih Kemandirian

By i k k a r f - Mei 15, 2019


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Bismillah..

Alhamdulillah akhirnya sampai ditahap mengalirkan rasa tantangan 10 hari game level 2 tentang melatih kemandirian kepada diri sendiri. Awalnya saya bingung, seperti apa melatih kemandirian untuk dewasa itu. Lama kelamaan akhirnya faham dan ternyata buanyak sekali yang perlu saya latih kemandirian saya yaitu konsisten memasak setiap pagi, bangun pagi, tidak menunggu orang lain untuk melakukan tugas yang biasanya dilakukan laki-laki (ternyata perempuan juga bisa melakukannya, the power of kepepet), serta sedikit bercerita awal mula saya memberanikan diri untuk berwirausaha dengan segala tantangannya. Tentang mengumpulkan tugas, ada dua hari saya berada di luar kota melakukan kegiatan ini sempat membuat saya bingung tetapi ternyata saya bisa menyempatkan di sela-sela kesibukan saya hari itu untuk mengumpulkan tugas setiap hari dan tepat waktu sebelum deathline. Alhamdulillah badge Outstanding Performance saya berhasil dapatkan, mungkin karena saya fokus mengerjakan di blog dan menceritakan saya sendiri. Ketika di game level 1 saya melakukannya kepada suami saya, ada yang ingin saya "keep" sehingga saya menggunakan media gdoc dan itu menyusahkan saya ketika mengupload tugas, sempat ketiduran juga hehe itulah proses. Tidak terasa pada game level 2 ini saya belajar tentang konsistensi dan kesungguhan.

KONSISTENSI masih diperlukan di tahap bunda sayang ini, karena Konsistensi adalah sebuah usaha
untuk terus menerus melakukan sesuatu sampai tercapai tujuan akhir. Sikap/sifat yang gigih dan rajin ini akan menjadikan seseorang yang biasa-biasa menjadi luar biasa. KESUNGGUHAN dalam menuliskan setiap perjalanan proses dan mendokumentasikannya dengan sepenuh hati, akan menjadi pengikat ilmu dan hikmah yang tak tergantikan. Jangan pernah mengendurkan semangat Konsistensi dan Kesungguhan ini.

Kebetulan sekali bertepatan dengan bulan penuh rahmat Ramadhan, saya belajar bangun pagi. Meski setelahnya saya tidur lagi (ini masih belum bersungguh-sungguh dan konsisten untuk tidak tidur setelah sholat subuh.. hehe jangan di contoh ya). Ternyata kebiasaan baik harus mulai ditumbuhkan sejak dini, sebagai orang tua harus bersabar dan tega demi kemandirian sang anak. Jika kebiasaan baik sejak dini selalu ditoleransi akan menjadi habit buruk ketika sudah dewasa kelak, dan ini akan lebih sulit untuk merubahnya jika dibandingkan melatihnya sejak dini (tergantung seberapa besar kesungguhan individu itu mau berubah jika kasusnya sang pelaku sudah dewasa). Ini menjadi pelajaran besar untuk saya pribadi ketika menjadi orang tua kelak. Saya juga ingat di salah satu hari pada tantangan game level 2 ini ketika saya bertemu dengan teman saya yang membawa anaknya, sang anak ingin makan sendiri tetapi karena di tempat umum biar cepet akhirnya disuapin ibunya. Bagaimana tantangan menjadi orang tua itu banyak sekali, saya perlu banyak belajar lagi. 

Ketika saya menantang diri saya menjadi mandiri, ada beberapa hal yang sudah berubah menjadi lebih baik meskipun ada juga yang perlu saya latih lagi. Seperti quote yang sudah di share oleh tim bundsay institut ibu profesional, "Jangan pernah menyerah, walau kadang kita merasa lelah!" 

Demikian kurang lebihnya saya mohon maaf.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Source : Review game level 2 melatih kemandirian tim bundsay Institut Ibu Profesional.

  • Share:

You Might Also Like

0 Comments