Fitrah laki-laki dan perempuan

By i k k a r f - April 11, 2019

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bismillaah...

#Hari14
#Gamelevel1
#Tantangan10hari
#Komunikasiproduktif
#Kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional

Suasana hati hari ini bahagia karena bisa melakukan pillow talk semalam. Iya.. saya suka jika sebelum tidur kita ngobrol tentang apa saja, dan suami menanggapinya juga dengan happy dan sabar. Pada saat ini komunikasi produktif sangat berhasil saya lakukan semuanya, sampai-sampai kalau dia sedang bicara saya sampai lupa mau bilang atau menyangkal apa lagi. Seolah dia mewejangi saya, dan yang dia bicarakan memang betul semua. Nah pada saat sudah selesai dan berfikir ini itu, ada saja pertanyaan yang saya kok ga tanyain ini yaa waktu lagi produktif komunikasinya semalam.. Ah..lagi-lagi hawa nafsu dan perasaan yang muncul disini. Hari ini kebetulah saya dapat camilan dari kuliah bunda sayang, berikut isinya :


Setelah membaca ini saya bersyukur, bahwa suami saya fitrah kelaki-lakiannya normal begitu pula dengan fitrah keperempuanan saya. Memang harus lebih memahami akan hal ini jika emosi dan perasaan sesaat itu datang, lebih sabar dalam menghadapi karakter suami, dan lebih banyak belajar memilih dan memilah kata-kata serta pikiran negatif menjadi positif. Merubah paradigma "masalah" menjadi "tantangan".

Banyak hal yang tidak bisa saya paparkan ketika saya dan suami sedang pillow talk semalam, tetapi sangat worth it sekali melakukan evaluasi, bercerita dan sharing ketika sebelum tidur baik itu dengan suami, anak-anak maupun orang tua. Disini moment untuk meminta maaf, memuji dan memberikan sugesti positif kepada lawan bicara kita. Saya bersyukur suami diberi ujian sakit ini, waktu kita banyak dihabiskan berdua. Ternyata suami juga berfikiran yang sama. Karena jika kita terfokus pada ujiannya, yang ada pikiran dan ucapan jadi negatif, hormon stress naik yang ada malah ga sembuh-sembuh. Semoga kedepannya meski suami sibuk, masih bisa tiap hari pillow talk dengan suami (berharap dan berucap positif saja, karena ini juga bagian dari doa).

Demikian tugas dari saya, ambil yang baik-baik dan buang yang buruk. Terima Kasih.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

  • Share:

You Might Also Like

0 Comments