Belajar Bagaimana Caranya Belajar

By i k k a r f - Agustus 30, 2018

Assalamualaikum wr. wb.

Bismillah... NHW 5 pertanyaannya sedikit tapi butuh mikir keras.
Semakin lama belajar di matrikulasi ini semakin mengerucut dan semakin tertantang belajar mencari tau ilmunya untuk menjadi expert. Setelah membaca tugas ke 5 ini, kemudian proses saya dalam mengerjakan tugas ini pertama-tama tersenyum simpul, pikiran saya "blank". Mencoba searching ke simbah google, disana saya mencari kata "design pembelajaran", dari hasil pencarian saya membaca salah satu blog senior IIP hehehehe ternyata normal ya memang kemumetan saya ini. senior-pun mumet dan kebingungan mencari jawaban dari NHW 5 ini. Disitu saya membaca bahwa dia mencari-cari juga di pinterest. Sayapun ikutan melipir ke pinterest untuk menambah pengetahuan tentang "design pembelajaran". Setelah berfikir keras terciptalah ramuan belajar ala-ala saya.




Saya menamakan ini "rumus STUDY", singkatan per-hurufnya berikut akan saya jabarkan satu persatu.

S = Semangat belajar ditumbuhkan!
Sedikit bercerita, dulu saya sangat tidak suka dengan jurusan kuliah yang saya ambil. Tetapi semakin kesini, saya mengalami sendiri dan beberapa studi kasus yang saya jumpai di kehidupan nyata. Betapa saya sangat bersyukur sekolah di jurusan kuliah yang sudah saya tempuh. Saya ingin mempelajari lebih dalam ilmu yang sudah saya pelajari, supaya orang lain jangan sampai menderita hal yang sama (berulang kejadian yang sama, minimal mengurangi angka kesakitan dan kematian). Ketika tujuan sudah ditemukan maka seberat apapun proses mencari ilmunya, tidak akan melelahkan. Yang ada diri ini merasa tertantang dan bersemangat. Memang pertama-tama yang harus dilakukan menumbuhkan rasa suka dulu untuk mempelajari suatu ilmu, dan rasa suka itu harus tumbuh sendiri dari dalam dirinya. Jika konteksnya kepada anak, maka kita bersamai anak menginspirasinya untuk jatuh cinta dulu. Memang ini butuh waktu, tiap orang membutuhkan waktu yang berbeda-beda. Tetapi jika sudah cinta, maka semua akan terasa indah. 😁😁

T = Tuliskan indikator-indikator dengan audio visual (buat bagan atau chart yang fun).
Saya suka menulis, suka "handlettering", suka crafting dan suka membuat planning dengan menuliskannya di buku agenda. Saya tulis yang rapih dan indah apa-apa saja yang ingin saya pelajari, apa-apa saja yang penting-penting untuk dilakukan supaya target saya terpenuhi dalam beberapa waktu. Karena saya suka crafting, buku agendanya saya buat sendiri. Hal ini akan mempunyai nilai histori dan membuat saya semangat ketika melihat, apalagi membaca isi di dalamnya. Jika sewaktu-waktu lupa, bisa dibuka kembali buku catatan penting itu dimanapun, kapanpun dan kemanapun saya pergi. Sehingga saya punya arah, dan tau pencapaian apa saja yang sudah saya lakukan.

U = Upgrade diri dengan membaca, mengikuti pelatihan atau seminar.
Tidak ada ilmu yang sia-sia, banyak-banyaklah mengejarnya. Minimal membaca buku ketika senggang. Mengusahakan minimal 1 bulan habis 1 buku. Dulu semua pengen di"makan", tetapi setelah belajar di IIP, saya berusaha menelan dulu satu buku sampai faham. Mengikuti pelatihan dan seminar yang sesuai dengan yang kita suka dapat memancarkan hormon cinta dalam tubuh kita. Percayalah... belajar ke expert-nya itu bikin tertular aura positifnya.

D = Doing! Alias LAKUKAN!
Practice by doing, belajar dengan kelompok belajar yang sama-sama sefrekuensi lebih bikin semangat daripada belajar sendiri. Misal sebelumnya kita mengikuti seminar atau pelatihan, otomatis disana kita akan berkenalan dengan orang baru yang sefrekuensi. Sudah pasti sefrekuensi, buktinya sama-sama mengikuti pelatihan atau seminar yang temanya hanya satu pada saat itu bukan?! Setelah selesai acara langkah berikutnya ajak diskusi teman yang anda ajak kenalan tadi, bisa via sosial media (minimal) bisa jadi satu tema seminar tetapi beda apa yang ditangkap masing-masing individu di dalam suatu pelatihan atau seminar tersebut. Lakukan dan terapkan langsung di kebiasaan kita sehari-hari. Jika tidak, maka ilmu itu perlahan-lahan akan memudar dan hilang. Tularkan kepada orang sekitar anda, membagi ilmu yang anda punya akan semakin kuat ada di pikiran anda. 

Y = Yang Maha Esa.
Pastikan semua ilmu yang anda pelajari dikembalikan kepada Allah SWT. Artinya disini, niatkanlah untuk berdakwah. Allah pasti punya rencana, kenapa kita belajar ilmu ini, dipertemukan dengan orang-orang hebat untuk kita bertukar pikiran. Jika kita tau apa rencana Allah, maka bukan tentang mencari uang, bukan tentang duniawi lagi, tetapi bekal apa yang akan kita persiapkan untuk berjumpa dengan Allah kelak. Niat dakwah inilah yang menjadi ujung akhir tujuan kita belajar dan berjihad mencari ilmu. InsyaAllah ilmu itu akan berkah, dan kita akan berusaha mencari jalan sebagai salah satu pioner "agent of change" di muka bumi ini.

Demikian cara belajar bagaimana caranya belajar ala saya. Semoga bermanfaat. Setiap manusia itu unik, jadi temukan metode belajarmu sendiri ya.. 💓

Alhamdulillah, wassalamualaikum wr. wb.




  • Share:

You Might Also Like

2 Comments